Tuesday, December 4, 2012

Meet Roseola

Semua berawal di hari Senin dini hari. Ketika itu seperti biasa Sachiko terbangun untuk minta nenen. Tapi kok begitu saya posisikan dia badannya terasa panas. Merasa panik langsung saya bangunkan si ayah (yang cuma berhasil melek setengah sadar). Saya berpikir mungkin Sachi mau flu jadi saya susui dia sampai kembali tertidur. Ternyata sampai pagi tiba panasnya belum juga turun. Karena kuatir rewel saya memutuskan untuk tidak masuk kantor dulu. Apalagi kalau panas kan obat termanjur hanya ASI :D tapi semakin malam suhu badan Sachi malah semakin panas T_T karena kuatir akhirnya saya beri dia Tempra. Alhamdulillah suhu badannya turun tidak berapa lama kemudian. Saya pun langsung berpikir mungkin besok juga sembuh...sayang demam ini berlangsung lebih lama dari perkiraan ayah bundanya.

Esok harinya karena merasa kuatir saya pun memutuskan untuk konsul ke dsa. Kebetulan karena dsa yang biasa menangani Sachi sedang tidak praktek, akhirnya kami memutuskan untuk konsul ke dsa lain dulu untuk mendapatkan diagnosis. Beliau menyarankan untuk tetap disusui dan diberikan banyak minum sambil dipantau sampai hari ketiga. Menurut beliau penyakit karena virus biasanya baru ketahuan setelah hari ketiga. Tapi jika padah hari ketiga belum juga turun suhu tubuhnya, beliau menyarankan untuk melakukan cek darah.

Ternyata di hari ketiga panasnya belum juga turun. Merasa gak tega untuk melakukan cek darah, kami memutuskan untuk kembali ke dsa esok harinya. Eh...besok paginya suhu tubuh sachi malah mulai berangsur normal! Tapi karena kuatir, kami tetap memutuskan ke dsa. Karena panasnya disertai juga dengan batpil...si dsa mengdiagnosa sachi dengan common cold. Ternyata diagnosa itu salah.

Sore harinya saya mendapatkan telepon dari rumah yang mengatakan Sachi rewel dan muncul merah-merah di tubuhnya. Panik dan bingung saya langsung menelepon ayah dan bergegas pulang ke rumah. Selama perjalanan pulang saya langsung berkonsultasi dengan beberapa sahabat...dari situlah saya mulai berkenalan dengan ROSEOLA. Begitu pulang dan melihat kondisi Sachi saya mulai yakin kalau dia terkena roseola. apalagi melihat gejalanya yang sama seperti ada yang di mayoclinic yaitu:

  • Demam tinggi, kadang di atas 39 decel selama 3 - 5 hari.
  • Kadang juga disertai hidung berair, sakit tenggorokan atau batuk
  • Kadang juga disertai pembengkakan kelenjar getah bening di bagian leher anak ketika demam
  • Begitu demam turun, biasanya mulai muncul ruam yang biasanya mulai dari dada, punggung, perut lalu menyebar ke leher, tangan dan bagian lainnya. Ruam ini tidak menyebabkan rasa gatal dan bisa hanya muncul beberapa jam atau hingga 2-3 hari.
Kulitnya merah-merah semua :(
Saya langsung berkonsultasi dengan @drOei lewat twitter...beliau membenarkan kalau kemungkinan besar Sachi terkena roseola. Dari situ, seperti ibu-ibu zaman digital pada umumnya, saya berkonsultasi dengan dokter google. Saya pun menemukan artikel tentang Campak Rubella dan Roseola di mommiesdaily. Dari sini, saya semakin mengenal penyakit in. Roseola sebenarnya adalah penyakit yang umum diderita anak-anak usia 6-36 bulan dan biasanya tidak terlalu berbahaya. Penyebabnya adalah virus herpes tipe 6 atau tipe 7, karena itu penyakit ini umumnya tidak membutuhkan obat apalagi antibiotik. Penyakit ini biasanya disebarkan melalui kontak dengan penderitanya lewat udara atau air liur. Kebetulan sehari sebelum sakit Sachi dibawa jalan-jalan ke mall...jadi mungkin dari situ dia terkena virusnya. Teman saya yang anaknya juga pernah terkena virus semacam ini menyarankan agar Sachi juga dikarantina hingga benar-benar sembuh. Bukannya kenapa-kenapa tapi menghindari ada anak lain yang tertular penyakit ini...kan kasian kalau ada yang ikut ketularan :)
 
Merah-merah di tangan

Alhamdulillah hanya bermodalkan ASI (plus parasetamol waktu demam tinggi) dan makan buah, sayur juga banyak minum Sachi berangsur pulih setelah hari ke enam dan pada hari ketujuh ruamnya hampir 80% hilang :D. Emang sih merah-merah plus demam tingginya sempet bikin panik, tapi Alhamdulillah daya tahan tubuhnya lulus ujian!

No comments:

Post a Comment